Rabu, 27 Desember 2017

Menebarkan virus Literasi dengan si Kecil

Nah, pada artikel kali ini saya akan membahas tentang literasi sekaligus menceritakan sedikit mengenai kunjungan saya ke sebuah TBM (Taman Baca Masyarakat) di daerah Cilandak, Jakarta Timur. Mungkin kita sudah sering mendengarkan kata “Literasi informasi” namun sebenarnya apa sih literasi informasi itu sendiri?. Menurut pemahaman saya, lliterasi Informasi ialah bagaimana cara kita mendapatkan, menerima, mengelola, hingga menyebar luaskan informasi tersebut. Mengeapa literasi penting? Karna, di era digital ini sebagai seorang manusia kita harus mampu mengendalikan informasi terlebih yang berbentuk digital jangan sampai informasi yang mengendalikan kita.
Mengutip dari seorang pemilik TBM yang saya dan kawan-kawan saya kunjungi dalam rangka tugas Manajemen Perpustakaan, Bapak Yopi Dahlan ia mengatakan “ goals dari sebuah literasi informasi ialah bagaimana kita mampu menceritakan ulang serta menulis ulang informasi yang kita terima”. Hal tersebut ia realisasikan dengan membuat sebuah buku kumpulan karya tulis dari anak-anak yang sering berkunjung ke TBM miliknya. Memang karyanya belum sebagus penulis hebat, namun menurut saya dengan hal sekecil itu tentu akan membawa pengaruh yang besar terhadap potensi anak-anak tersebut nantinya.
Mengingat re-telling dan re-writing merupakan tujuan utama dari literasi informasi, maka saya dan ke-5 teman saya membuat sebuah lomba re-teelling dan re-writing tonton untuk para anak-anak sekitar TBM dari film yang sama-sama mereka tonton. Meskipun kegiatan tersebut tidak diadakan di TBM melainkan di Masjid dekat TBM, tetap tidak menyurutkan semangat para anak-anak .

Para anak-anak fokus menonton film yang menceritakan kisah Rasulullah dan pengemis buta, setelah menonton mereka dibagi menjadi dua kategori. Yaitu, Re-telling untuk anak TK sampai kelas 3 SD dan Re-writing untuk anak-anak kelas 4 sampai 6 SD. Meskipun awalnya malu-malu namun akhirnya mereka justru berlomba-lomba untuk maju kedepan menceritakan film yang telah mereka tonton. Dan untuk kategori re-writing mereka berlomba-lomba bermain dengan kata untuk menuliskan alur cerita film yang telah mereka tonton.

Memang terlihat sederhana namun secara tidak langsung kami te;ah mengajarkan bagaimana itu literasi informasi kepada mereka. Dan mereka sangat antusias untuk menjalankannya. Dan kami harap, semoga akan semakin banyak anak-anak yang tumbuh cerdas dalam berliterasi.

1 komentar:

PERPUSTAKAAN DENGAN SUASANA COZY ADA DI JAKARTA

Tempat yang nyaman tentu menjadi alasan  agar seseorang betah berlama-lama didalamnya. Seperti Perpustakaan Freedom Institute ini co...