Minggu, 31 Desember 2017

7 Hal yang Membuat Skripsimu Jadi Lama dan Cara Menghadapinya


Sebagai mahasiswa, tentu kita ingin menyelesaikan kuliah tepat waktu. Tetapi, sering kali pada saat mengerjakan tugas akhir sebagai syarat kelulusan atau skripsi justru membuat kuliah kita lebih lama dari yang ditargetkan. Nah, apa aja sih hal-hal yang menghambat skripsi? dan bagaimana cara mengatasinya?
Ini dia 7 hal yang membuat skripsimu terhambat dan solusi menghadapinya :

PROGRAM STUDI TARJAMAH : SEBUAH MODEL LEMBAGA PENDIDIKAN PENERJEMAH

Pusat perkembangan teknologi telah mengakibatkan arus informasi global semakin deras tak bisa dicegah. Informasi dari berbagai belahan dunia akan saling terkoneksi dengan mudah. Salah satu yang menjadi keberhasilan sebuah informasi akan sampai ialah bahasa. Dalam kondisi inilah diperlukan sebuah cara yang dapat menjembatani interaksi peradaban yang terjadi. Dan salah cara yang diperlukan ialah kegiatan penerjemahan.

SENI ARSITEKTUR MAKAM PADA MASJID-MASJID KUNO JAKARTA : PENDEKATAN ARKEOLOG

Banyaknya seni arsitektur makam salah satunya disebakan karena Islam tidak memberikan pendoman bagaiman seni arsitektur sebuah makam, umat Islam dibebaskan dalam mengekpresikan potensi seninya untuk diaktualisasikan pada sebuah makam. Islam hanya mengajarkan tata letak hadap sebuah makam, kepala menghadap ke bagian utara dari sebuah mata angin, sedangkan kaki dibagian selatannya.

Keberadaan makam dalam lingkungan sebuah masjid sering kali kita jumpai, tak terkecuali di Ibo kota sendiri, yaitu Jakarta. Di Jakarta bnyak pemakaman yang berada di lingkungan masjid diantaranya : Masjid Angke, Masjid Tambora, Masjid Al-Mansyur, Masjid Luar Batang, Masjid Jati Negara Kaum.


Seni Arsitektur makam yang ada pada Masjid-masjid di Jakarta merupakan pengaruh dari seni arsitektur yang dianut etnis yang menetap di Jakarta. Seperti : Penduduk lokal, Cina, Arab, India, dan Eropa.
biasanya, makam yang diukir dengan seni arsitektur yang sedemikian rupa merupakan makam para sultan-sultan atau tokoh-tokoh yang di panuti banyak masyarakat.

Untuk lebih jelasnya kalian bisa baca di link berikut ini http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/34828

PENERAPAN RFID (RADIO FREQUENCY IDENTIFICATION) DI PERPUSTAKAAN : KELEBIHAN DAN KELEMAHANNYA

Perkembangan teknologi  saat ini berkembang semakin pesat, dan merambah ke berbagai lembaga, Tak terkecuali pada Perpustakaan. Teknologi pada perpustakaan diharapkan dapat  memberi kemudahan guna mengembangkan efisiensi pekerjaan para pustakawan serta layanan yang lebih berkualitas.

Salah satu bentuk kemajuan teknologi pada perpustakaan ialah sebuah alat yang bernama RFID. RFID merupakan teknologi yang menggunakan sinyal radio untuk memberikan data yang telah diidentifikasi. Di perpustakaan RFID dimanfaatkan sebagai alat pengaman dan untuk mempermudah pekerjaan dan layanan perpustakaan.

UIN Jakarta Kampus Terbaik PTKI Versi Webometrics dan 4ICU Juli 2017

Berita bahagia menghampiri seluruh keluarga besar UIN Jakarta. Karena kali ini, UIN Jakarta kembali menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) terbaik versi Webometrics dan 4ICU periode Juli 2017. UIN Jakarta mengalami peningkatan peringkat yang cukup signifikan menurut kedua lembaga pemeringkatan berbasis web tersebut.

Perpustakaan Utama UIN Jakarta Laksanakan Akreditasi Perpustakaan

Untuk pertama kalinya, Perpustakaan UIN Jakarta melaksanakan akreditasi perpustakaan. Akreditasi yang mulai dilaksanakan dari 13 Desember 2017 sampai dengan 14 Desember 2017. Drs. Tisyo Haryono, MLS dari Badan Standardisasi Nasional (BSN) dan Drs. Nurcahyono, SS. M.Si dari Perpustakaan Nasional RI bertindak sebagai asesor pada Akreditasi Perpustakaan tersebut.

Seminar Nasional PRS Di Perpustakaan

Fakultas Sains dan Teknologi berkerja sama dengan Perpustakaan UIN Jakarta mengadakan SEMINAR NASIONAL bertemakan “Tanamkan Spirit Islamiyah Dalam Menghadapi Sains dan Teknologi”, pada Kamis (16/11/2017), di ruang pertemuan lantai 7 Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Kegiatan ini merupakan rangkaian acara Pekan Raya Sainstek (PRS) yang diadakan Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) FST.

Ratusan Mahasiswa Berprestasi Terima Penghargaan SAA 2017

Ada haru dan bangga di Auditorium Harun Nasution pada Rabu (20/12/2017) lalu. Bagaimana tidak,  Sekitar 150 mahasiswa yang berprestasi dalam bidang non akademik menerima penghargaan dari UIN Jakarta.
Penghargaan diberikan dalam lima kategori, yaitu kejuaraan, karya inovasi, relawan (aksi sosial), penghafal a-Qur’an, serta pegiat hak asasi manusia dan lingkungan hidup, baik di tingkat nasional maupun internasional, individu maupun kelompok.

Mahasiswa UIN Jakarta Gelar Diskusi Bela Palestina

Duka dari saudara kita di Plestina masih belum berakhir, untuk itu sebagai bentuk keprihatinan Mahasiswa UIN Jakarta gelar diskusi Islam dan Kebangsaan, pada Minggu (17/12/12). Dari hasil diskusi tersebut diantaranya adalah dukungan mahasiswa UIN Jakarta kepada Palestina dan rasa kecewa terhadap penyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Rabu, 27 Desember 2017

Manfaatkan Teknologi Ciptakan Inovasi

Di era digital ini perkembangan teknologi memiliki pengaruh besar dalam perkembangan sosial masyarakat. Terlebih di bidang ekonomi, sekarang banyak orang yang berlomba memanfaatkan teknologi untuk meraup keuntungan. Salah satunya mulai beralihnya pasar tradisional ke pasar online dengan semakin menjamurnya Start Up di Indonesia. Kesempatan ini pun tak luput dimanfaatkan oleh Muhammad Faza Firdaus yang mengembangkan bisnisnya di bidang Start Up.

Mahasiswa Ajak Remaja Lampung Kuliah ke UIN

sebagai mahasiswa, kita dituntut untuk lebih peka pada berbagai permasalahan serta polemik-polemik yang terjadi pada masyarakat. Hal itu juga, yang menjadi semangat bagi para mahasiswa Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI) Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FIDIKOM) UIN Jakarta untuk mendatangi warga Desa Negara Batin Kec. Jabung Lampung Timut, dikarenakan rendahnya tingkat pendidikan disana. Para mahasiswa memberikan motivasi serta sosialisasi mengenai profil kampus UIN di SMA Negri 1 Jabung pada Jumat (18/02/2017).
kegiatan ini dimaksudkan untuk merubah pola pikir, memberikan harapan, dan semangat belajar bagi siswa agar  mereka memiliki kemauan untuk melanjutkan pendidikannya ke ke jenjang lebih tinggi. Karena seperti yang diketahui rata-rata tingkat pendidikan di Desa tersebut paling tinggi hanya sampai jenjang SMA.
“Sosialisasi diberikan kepada siswa agar mereka mengetahui bagaimana  keadaan kampus UIN Jakarta, serta berbagai informasi terkait kesempatan mendapatkan beasiswa, melihat semangat mereka ketika mengikuti kegiatan, menunjukan bahwa sebenarnya mereka ingin kuliah apalagi saat kami putarkan video profil UIN,” ungkap Ila selaku penanggung jawab kegiatan tersebut.
para siswa terlihat antusias saat mengikuti menonton video profil UIN Jakarta. Bahkan salah seorang siswa bernama Dama kelas XII IPA mengungkapkan  keinginannya melanjutkan kuliah di UIN Jakarta.
“Sebenernya saya ingin sekali kuliah, apalagi kalau kampus saya di Jakarta,”katanya.
Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Jabung, Nurjaya Rahman ikut mendukung penuh kegiatan yang dilakukan mahasiswa, ia berharap dengan adanya kegiatan ini, siswanya bisa memiliki motivasi kuat untuk melanjutkan pendidikan sampai ke perguruan tinggi. Karena menurutnya pula siswa adalah aset berharga yang akan menentukan masa depan bangsa.



Menebarkan virus Literasi dengan si Kecil

Nah, pada artikel kali ini saya akan membahas tentang literasi sekaligus menceritakan sedikit mengenai kunjungan saya ke sebuah TBM (Taman Baca Masyarakat) di daerah Cilandak, Jakarta Timur. Mungkin kita sudah sering mendengarkan kata “Literasi informasi” namun sebenarnya apa sih literasi informasi itu sendiri?. Menurut pemahaman saya, lliterasi Informasi ialah bagaimana cara kita mendapatkan, menerima, mengelola, hingga menyebar luaskan informasi tersebut. Mengeapa literasi penting? Karna, di era digital ini sebagai seorang manusia kita harus mampu mengendalikan informasi terlebih yang berbentuk digital jangan sampai informasi yang mengendalikan kita.
Mengutip dari seorang pemilik TBM yang saya dan kawan-kawan saya kunjungi dalam rangka tugas Manajemen Perpustakaan, Bapak Yopi Dahlan ia mengatakan “ goals dari sebuah literasi informasi ialah bagaimana kita mampu menceritakan ulang serta menulis ulang informasi yang kita terima”. Hal tersebut ia realisasikan dengan membuat sebuah buku kumpulan karya tulis dari anak-anak yang sering berkunjung ke TBM miliknya. Memang karyanya belum sebagus penulis hebat, namun menurut saya dengan hal sekecil itu tentu akan membawa pengaruh yang besar terhadap potensi anak-anak tersebut nantinya.
Mengingat re-telling dan re-writing merupakan tujuan utama dari literasi informasi, maka saya dan ke-5 teman saya membuat sebuah lomba re-teelling dan re-writing tonton untuk para anak-anak sekitar TBM dari film yang sama-sama mereka tonton. Meskipun kegiatan tersebut tidak diadakan di TBM melainkan di Masjid dekat TBM, tetap tidak menyurutkan semangat para anak-anak .

Para anak-anak fokus menonton film yang menceritakan kisah Rasulullah dan pengemis buta, setelah menonton mereka dibagi menjadi dua kategori. Yaitu, Re-telling untuk anak TK sampai kelas 3 SD dan Re-writing untuk anak-anak kelas 4 sampai 6 SD. Meskipun awalnya malu-malu namun akhirnya mereka justru berlomba-lomba untuk maju kedepan menceritakan film yang telah mereka tonton. Dan untuk kategori re-writing mereka berlomba-lomba bermain dengan kata untuk menuliskan alur cerita film yang telah mereka tonton.

Memang terlihat sederhana namun secara tidak langsung kami te;ah mengajarkan bagaimana itu literasi informasi kepada mereka. Dan mereka sangat antusias untuk menjalankannya. Dan kami harap, semoga akan semakin banyak anak-anak yang tumbuh cerdas dalam berliterasi.

Pengenalan BPJS Ketenagakerjaan Sasar Mahasiswa

Kamis lalu (7/12/2017) ratusan mahasiswa dari berbagai jurusan dan fakultas di UIN Jakarta berkumpul di Ruang Diorama. Dengan difasilitasi Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) UIN Jakarta, disana mereka diajak untuk mengenal manfaat program sosial pemerintah berupa jaminan ketenagakerjaan yang digarap Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.
Kegiatan tersebut dikemas dalam bentuk kuliah 40 menit dengan tema Kenali Manfaat Program BPJS Ketenagakerjaan Sejak Diniyang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia.
Pengenalan BPJS Ketenagakerjaan kepada para mahasiswa, menurut Wakil Rektor Bidang Kerja Sama Prof Dr Murodi, dinilai penting. Sebab, program tersebut merupakan salah satu bentuk layanan pemerintah pusat kepada warga untuk memberikan jaminan sosial dalam bidang ketenagakerjaan secara nasional.

PESAN MANIS DARI SANG PERAMU KATA (RESENSI NOVEL AYAT-AYAT CINTA 2)

Siapakah sang peramu kata itu? Sungguh bukan saya. Ialah Novelis Hebat Habiburrahman El Shirazy atau yang biasa disapa kang Abik. Beliau telah banyak mengeluarkan karya dan membuat jutaan insan jatuh cinta akan karyanya. Begitu juga saya yang jatuh cinta dengan karyanya yang berjudul Ayat-Ayat Cinta 2. Setelah sukses dengan part pertamanya Ayat-Ayat Cinta yang juga di adaptasi kedalam film dan meraih kesuksesan besar. Kang Abik kembali melanjutkan kisah “Fahri” dalam part keduanya tersebut. Melalui novel ini begitu banyak pesan yang dapat diambil oleh setiap pembacanya. Bagaimana itu kalimat “Bhineka Tunggal Ika” menjadi sebuah kekuatan yang tertanam dalam hati meski kaki tak lagi menapak dibumi pertiwi, bagaimana seorang suami yang begitu setia dalam penantian panjangnya  yang entah dimana ujungnya, bagaimana seorang muslim yang begitu membela agamanya dengan cara yang indah. Semua terangkum disini, sesaat kita bukan seperti membaca sebuah novel melainkan sebuah buku agama yang dikemas dengan kata-kata yang mudah dinikmati berbagai kalangan.

Belum lama ini novel ini kembali diadaptasi kedalam sebuah film, dan kebetulan saya telah menontonnya. Begitu film tersebut tayang di layar lebar, sungguh tak sabar rasanya saya tuk melihatnya. Namun, jujur ada sedikit kekecewaan saat saya menontonnya mungkin karna ekspetasi saya yang terlalu berlebih. Film itu tetap bagus bahkan tak sedikit orang-orang yang jatuh cinta dengan film tersebut. Seperti seseorang perempuan muda yang duduk disamping saya ia begitu terharu saat menontonnya. Batin saya jika ia membaca novelnya mungkin ia akan lebih dalam lagi dalam keharuan. Terlebih dari itu, seperti yang saya katakan sebelumnya bahwa film tersebut bagus, namun saya lebih jatuh cinta pada novelnya.
Saya jatuh cinta pada karakter Fahri, yang begitu menyayangi tetangga yahudinya yang telah lanjut usia dibanding anak tiri nenek itu sendiri.
Saya jatuh cinta pada karakter Fahri, yang menjaga kehormatan tetangga perempuannya meskipun tak seiman.
Saya jatuh cinta pada karakter Fahri, yang rela menghabiskan banyak uangnya demi masa depan tetangganya yang nasrani, yang begitu membencinya hanya karna ia “muslim”.
Saya jatuh cinta pada karakter Fahri, yang begitu setia menunggu Aisha meskipun banyak wanita cantik yang siap dinikahinya.
Saya jatuh cinta pada karakter Aisha, yang menjaga kehormatannya demi sang suami meski harus melukai dirinya.
Saya jatuh Cinta pada Karakter Aisha, yang mampu menahan setiap luka demi melihat suaminya bahagia
Dan sayaa jatuh cinta pada semua karakter yang ada pada novel ini, karna telah memberi saya banyak pesan yang indah.

Begitulah sedikut kesan yang dapat saya ceritakan setelah membaca sebuah karya hebat Habiburrahman El Shirazy.

Kompetisi Penelitian Ilmiah Biologi

Pada Jumat (27/10/2017), diruang pertemuan lantai 7 Pusat Perpustakaan UIN Jakarta, , Himpunan Mahasiswa Biologi Divisi Penelitian dan Keprofesian (PENPROF) Fakultas Sains dan Teknologi berkerja sama dengan Perpustakaan UIN Jakarta mengadakan Biology Competition 2017, tujuan diadakan Kompetisi ini yaitu  untuk menstimulasi mahasiswa dalam mewujudkan dan membangkitkan semangat menulis ilmiah menuju lingkungan yang lebih baik. 
Dengan tema “teknologi pengelolaan lingkungan”, kegiatan ini sudah berlangsung sejak 8 Agustus 2017, dimulai dari tahapan seleksi sampai dengan grandfinal, 10 peserta yang masuk grandfinal mewakili beberapa universitas diantaranya :
1.      Aditya Verry Saputra dari Universitas Jendral Soedirman
2.      Sayid Mufaqih dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
3.      Efitriana Wulandari dari Universitas Indonesia
4.      Wendi Atanova dari Universitas Negeri Semarang
5.      Havina Bela Oktesia dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
6.      Candra Adi Bintang dari Universitas Negeri Semarang
7.      Muhammad Fadli dari Universitas Syiah Kuala Aceh
8.      Sutriana S. dari Universitas Negeri Alaudin Makassar
9.      Agus Sagala dari UIN Sultan Syarif Kasim Riau
10.  Andi Prasetyo Universitas Negeri Yogyakarta

Acara grandfinal Biology Competition 2017 resmi dibuka oleh Kaprodi Biologi Dr. Dasumiyati M.Si., selaku Kaprodi Biologi resmi membuka acara grandfinal Biology Competition 2017 yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan. Kemudian para peserta diberikan waktu 15 menit untuk presentasi dengan rincian 10 menit essay dan 5 menit sesi tanya jawab. Dewan juri acara ini yaitu, Prof. Dr. Lily Surraya Eka Putri, M.Env.Stud (Dosen dan Guru Besar UIN Jakarta), Dr. Irawan Sugoro (Kepala Bidang Pertanian BATAN), dan Mardiansyah M.Si (Dosen UAI Jakarta)
Setelah itu, pengumuman pemenang lomba akan diumumkan pada hari sabtu, 28 Oktober 2017 dalam acara Seminar Nasional Biologi di ruang Teater lantai 2 Fakultas Sains dan Teknologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

PERPUSTAKAAN DENGAN SUASANA COZY ADA DI JAKARTA

Tempat yang nyaman tentu menjadi alasan  agar seseorang betah berlama-lama didalamnya. Seperti Perpustakaan Freedom Institute ini co...