Banyaknya
seni arsitektur makam salah satunya disebakan karena Islam tidak memberikan
pendoman bagaiman seni arsitektur sebuah makam, umat
Islam dibebaskan dalam mengekpresikan potensi seninya untuk diaktualisasikan
pada sebuah makam. Islam hanya mengajarkan tata letak hadap sebuah makam,
kepala menghadap ke bagian utara dari sebuah mata angin, sedangkan kaki
dibagian selatannya.
Keberadaan
makam dalam lingkungan sebuah masjid sering kali kita jumpai, tak terkecuali di
Ibo kota sendiri, yaitu Jakarta. Di Jakarta bnyak pemakaman yang berada di
lingkungan masjid diantaranya : Masjid Angke, Masjid Tambora, Masjid
Al-Mansyur, Masjid Luar Batang, Masjid Jati Negara Kaum.
Seni
Arsitektur makam yang ada pada Masjid-masjid di Jakarta merupakan pengaruh dari
seni arsitektur yang dianut etnis yang menetap di Jakarta. Seperti : Penduduk
lokal, Cina, Arab, India, dan Eropa.
biasanya,
makam yang diukir dengan seni arsitektur yang sedemikian rupa merupakan makam
para sultan-sultan atau tokoh-tokoh yang di panuti banyak masyarakat.
Untuk
lebih jelasnya kalian bisa baca di link berikut ini http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/34828

Tidak ada komentar:
Posting Komentar