Rabu, 27 Desember 2017

Mahasiswa Ajak Remaja Lampung Kuliah ke UIN

sebagai mahasiswa, kita dituntut untuk lebih peka pada berbagai permasalahan serta polemik-polemik yang terjadi pada masyarakat. Hal itu juga, yang menjadi semangat bagi para mahasiswa Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI) Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FIDIKOM) UIN Jakarta untuk mendatangi warga Desa Negara Batin Kec. Jabung Lampung Timut, dikarenakan rendahnya tingkat pendidikan disana. Para mahasiswa memberikan motivasi serta sosialisasi mengenai profil kampus UIN di SMA Negri 1 Jabung pada Jumat (18/02/2017).
kegiatan ini dimaksudkan untuk merubah pola pikir, memberikan harapan, dan semangat belajar bagi siswa agar  mereka memiliki kemauan untuk melanjutkan pendidikannya ke ke jenjang lebih tinggi. Karena seperti yang diketahui rata-rata tingkat pendidikan di Desa tersebut paling tinggi hanya sampai jenjang SMA.
“Sosialisasi diberikan kepada siswa agar mereka mengetahui bagaimana  keadaan kampus UIN Jakarta, serta berbagai informasi terkait kesempatan mendapatkan beasiswa, melihat semangat mereka ketika mengikuti kegiatan, menunjukan bahwa sebenarnya mereka ingin kuliah apalagi saat kami putarkan video profil UIN,” ungkap Ila selaku penanggung jawab kegiatan tersebut.
para siswa terlihat antusias saat mengikuti menonton video profil UIN Jakarta. Bahkan salah seorang siswa bernama Dama kelas XII IPA mengungkapkan  keinginannya melanjutkan kuliah di UIN Jakarta.
“Sebenernya saya ingin sekali kuliah, apalagi kalau kampus saya di Jakarta,”katanya.
Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Jabung, Nurjaya Rahman ikut mendukung penuh kegiatan yang dilakukan mahasiswa, ia berharap dengan adanya kegiatan ini, siswanya bisa memiliki motivasi kuat untuk melanjutkan pendidikan sampai ke perguruan tinggi. Karena menurutnya pula siswa adalah aset berharga yang akan menentukan masa depan bangsa.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PERPUSTAKAAN DENGAN SUASANA COZY ADA DI JAKARTA

Tempat yang nyaman tentu menjadi alasan  agar seseorang betah berlama-lama didalamnya. Seperti Perpustakaan Freedom Institute ini co...