Senin, 01 Januari 2018

The identity construction of Jordanian muslim woman reflected in willow tree’s don’t weep novel (214) by Fadia Faqir

Artikel ini membahas konstruksi identitas seorang wanita Muslim Yordania dimana si tokoh wanita utamanya bernama Najwa yang tercermin dalam novel Williw Tree's Do not Weep (2014)  karya Fadia Faqir.
sebagai seorang wanita Muslim Yordania yang tinggal dalam budaya patriarki yang kuat tanpa tokoh laki-laki dalam keluarganya, mengkontruksikan identitasnya, terutama saat bepergian ke beberapa negara yang berbeda termasuk Pakistan, Afghanistan, dan Inggris hanya untuk menemukan ayahnya.
Cara Najwa Tinggal di negara baru, di mana dia berinteraksi dengan orang baru dan tenggelam dalam budaya baru, memiliki dampak yang luar biasa pada dirinya. Selanjutnya konstruksi identitas diri pasti tak terelakkan. Di sini, Najwa sendiri berusaha untuk bernegosiasi dan mengartikulasikan identitasnya melalui penampilan dan tingkah lakunya, terutama dalam praktik dan ritual Islam.
Konsekuensinya, negosiasi dan artikulasi menjadi dua hal utama dalam konstruksi identitas dirinya. Budaya, bagaimanapun, menjadi sangat penting untuk identitas. Budaya yang berbeda mewakili identitas defferent, dan terus berubah saat menyampaikan estafet di tempat tinggalnya.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PERPUSTAKAAN DENGAN SUASANA COZY ADA DI JAKARTA

Tempat yang nyaman tentu menjadi alasan  agar seseorang betah berlama-lama didalamnya. Seperti Perpustakaan Freedom Institute ini co...